Sejarah Kecamatan Ciambar

dikarenakan bingung mau nulis apa, akhirnya diputuskan untuk menulis sejarah terbentuknya Kecamatan Ciambar, sekalian Promosi tanah kelahiran..haha

dan mungkin sebagian warganya pun banyak yang Belum tahu.

Kata CIAMBAR sendiri berasal dari kata Ci ( Cai ) yang artinya Air dan Ambar sendri berarti Hambar. Konon Dulunya ada orang kuningan yang bermukim ditempat ini, kemudian ada kubangan atau telaga yang rasa airnya hambar dan berteriak sehingga akhirnya terbentuk lah nama Ciambar.

Sebelum menjadi Kecamatan Ciambar, Ciambar adalah nama sebuah desa yang tergabung kedalam wilayah Kecamatan Nagrak. Sekitar Tahun 2006 Ciambar mulai memisahkan diri dan resmi menjadi sebuah kecamatan. Kecamtan Ciambar sendiri sebelumnya hanya terbentuk dari 4 Desa Utama, yaitu Desa Ciambar, Desa Ginanjar, Desa Munjul dan Desa Wangun Jaya.

Sekarang Kecamatan Ciambar Terdiri Dari 6 Desa yaitu Desa Ciambar, Desa Ginanjar, Desa Munjul, Desa Wangunjaya, Desa AmbarJaya ( Pemecahan dari Wangunjaya ) dan Desa Cibunar Jaya ( Pemecahan dari Desa Ciambar ).

PETA KECAMATAN CIAMBAR

Kecamatan Ciambar memiliki Luas kurang Lebih  5.718,05 Ha.

Batas administrasi Kecamatan Ciambar :

  • Sebelah Utara Berbatasan Dengan Kecamatan Cicurug dan Kabupatn Bogor
  • Sebelah Selatan Berbatasan dengan Kecamatan Nagrak
  • Sebelah Timur Berbatasan dengan wilayah Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGP) dan Kecamatan Nagrak.
  • sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Parungkuda dan Kecamtan Cicurug

Kondisi Topologi Kecamatan Ciambar berada dikaki Gunung Gede Pangrango dengan ketinggian 500 – 800 meter dari permukaan air laut. Bentuk permukaan wilayah Kecamatan Terdiri dari Daratan Perbukitan.

Mata pencaharian Warga Kecamatan Ciambar sebagian besar adalah petani.

KANTOR KECAMATAN CIAMBAR

CURUG BETON CIAMBAR

air terjun didaerah ciambar terletak di kaki gunung Gede pangrango dan termasuk dalam Taman Nasional Gunung gede Pangrango (TNGP). air terjun ini memiliki nama yang beragam warga sekitar menyebutnya dengan Curug sawer, ada pula yang menyebutnya
Curug Luhur.

Tapi saya sendiri lebih suka meneyebutnyacurug beton..haha

sam_2341

CURUG BETON CIAMBAR

dikarenakan  curug (air terjun, bahasa sunda) tersebut dikelilingi tebing yang tersusun dari bongkahan batu yang menyerupai beton .

Curug beton ini terbentuk dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Cicatih, yang mengalir dari hulu yang terletak di Gunung Gede dan membentang sampai ke wilayah Kecamatan Ciambar dan Parungkuda.

Curug beton ini memiliki ketinggian sekitar 25 sampai 30 meter. dengan kolam penampungan dibawahnya. hal yang membedakan dikolam penampungan tersebut memiliki dasar pasir sehingga cukup aman untuk berenang disana.

Untuk mencapai curug beton ini diperlukan waktu tempuh yang lumayan melelahkan, dikarenakan pihak TNGP belum memfasilitasi infratruktur yang memadai. untuk jalur masuk yang dapat ditempuh terdapat 2 pilihan  yaitu jalur Desa Ambar Jaya Kecamatan Ciambar, yang bisa langsung dari daerah Cicurug.. sedangkan Jalur satu lagi terletak di Desa Ginanjar Kecamatan Ciambar, yang bisa langsung dari daerah Parungkuda..

untuk jalur yang melalui Desa Ginanjar . Jarak Dari Kantor Kecamatan Ciambar sampai Curug Beton sekitar  8 KM. yang bisa ditempuh mengunakan sepeda motor atau mobil hanya sampai Kp Lembur Pasir Desa Ginanjar, sisanya Kita melanjutkan dengan berjalan kaki.

Tapi tenang saja meski berjalan kaki terasa melelahkan, semua itu akan terbayar dengan pesona alam yang terdapat di wilayah tersebut, sepanjang jalan kita akan disuguhkan pemandangan hutan percobaan Pasir Hantap ( Lambau), pepohonan besar dan area persawahaan yang memanjakan mata.

SAM_22420.jpg

SAM_2244.JPG

POHON BESAR DISEPANJANG JALAN

SAM_2207.JPG

SAM_2226.JPG

HUTAN PERCOBAAN PASIR HANTAP ( LAMBAU )

SAM_2372.JPG

AREA PERSAWAHAN

ayo kunjungi Curug Beton Ciambar..!! Pesona Keindahan Alam yang masih asri.

Untuk yang mau berkunjung ke Curug beton, tolong untuk menjaga lingkungan sekitar..

JANGAN BUANG SAMPAH SEMBARANGAN..!!

MANFAAT TALAS BELITUNG/KIMPUL

Talas belitungkimpul atau bentul (Xanthosoma sagittifolium) adalah spesies tumbuhan berbunga tropis dari genus Xanthosomayang menghasilkan umbi berpati yang dapat dimakan. Tanaman ini termasuk suku talas-talasan (Araceae) yang berasal dari Amerika tropis, namun kini telah tersebar di berbagai bagian dunia. Di Bolivia, tanaman ini disebut dengan walusa, di Kolombia disebut dengan bore, di Kosta Rika tiquizque atau macal, di Meksiko mafafa, di Nikaragua quequisque, dan di Panama otoy.

Dibawa masuk ke Asia pada sekitar abad ke-19, tanaman ini dikenal di Indonesia dengan Berbagai nama seperti balitung (Sunda.);kimpul, bentul, linjik (jawa); dilago gogomo (halmahera) Ada pula yang menyebutnya belitung, kimpul bodas, kimpul hideung (Sunda.), sertabisono, busil, dan bothe (Jawa.)800px-xanthosoma_sagittifolium

MANFAAT

Kimpul ditanam orang untuk dipanen umbinya, dan juga untuk dimanfaatkan daun-daunnya yang muda sebagai sayuran. Sebagai bahan makanan, umbi dapat diolah dengan berbagai cara: direbus, dibakar, dikukus, dibuat bubur atau digoreng dan digunakan dalam sup, sup kental, atau dibuat SALAD; dapat juga diolah menjadi tepung untuk dijadikan kue-kue kering atau puding. Kimpul baik pula untuk dijadikan keripik.

Dalam pengobatan tradisional di Malaysia, daun-daun besar dari Xanthosoma nigrum dimanfaatkan sebagai selimut untuk pasien yang mengalami demam karena rasanya yang dingin dan memberikan kenyamanan yang temporer. Pasien juga berendam dengan air rebusan tanaman tersebut. Di Palawan, Filipina, getah dari perbungaan digunakan untuk menyembuhkan luka dan sebagai penawar racun untuk gigitan dan sengatan serangga. Di Indonesia, umbi Xanthosoma violaceum dianggap berkhasiat sebagai obat sakit bisul.

Selain rasanya gurih dan lezat, tanaman berdaun lebar serupa dengan talas ini rendah karbohidrat dan rendah lemak. Dengan demikian rendah pula kandungan glukosa nya sehingga cocok bagi penderita Diabetes Mellitus. Berdasarkan penelitian, dengan kandungan gizi yang ada dalam kimpul cocok pula untuk penderita penyakit degeneratif lainnya seperti jantung, osteoporosis dan hipertensi.keladi-telur